Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Peningkatan Kesadaran Ekologi Mahasiswa melalui Edukasi Pengelolaan Sampah

Oktober 31, 2025
HUMAS FISIP
0 tayangan
Peningkatan Kesadaran Ekologi Mahasiswa melalui Edukasi Pengelolaan Sampah

Pekanbaru, 31 Oktober 2025 — Green Society bekerja sama dengan Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Riau melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Kesadaran Ekologi Mahasiswa melalui Edukasi Pengelolaan Sampah” yang berlangsung di Pendopo FISIP Universitas Riau pada Jumat, 31 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sosiologi yang sedang menempuh mata kuliahbSosiologi Lingkungan.

Dalam sambutannya, Ketua Green Society Robi Armilus, S.Sos., M.Si. menyampaikan pentingnya menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama melalui tindakan nyata seperti pengelolaan sampah dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, Siti Wahyu Vitamagistra, S.Sos., M.A., yang juga dosen pengampu mata kuliah Sosiologi Lingkungan, memaparkan materi berjudul “Pengolahan Sampah sebagai Strategi Adaptasi Pencemaran Lingkungan.” Ia menjelaskan berbagai teknik pengolahan sampah organik dan anorganik, termasuk pembuatan kompos, ecobrick, dan karya seni berbahan daur ulang sebagai solusi kreatif dan berkelanjutan untuk mengurangi volume sampah.

Pemateri kedua, Puput Rusmawati, S.Pd., M.Sos., memperkenalkan program dan kegiatan Green Society, khususnya “GreenPay”, yaitu inisiatif edukatif yang mendorong mahasiswa untuk menukarkan sampah yang telah dipilah menjadi penghasilan atau uang. Program ini bertujuan mengubah cara pandang mahasiswa terhadap sampah, dari yang sebelumnya dianggap limbah menjadi sumber daya yang bernilai. Selain itu, peserta juga diajak untuk mempraktikkan cara mengolah botol plastik bekas menjadi barang-barang yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari, seperti tempat pensil, pot bunga, dan lain-lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep pengelolaan sampah secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis di lingkungan kampus maupun masyarakat. Edukasi ini menjadi langkah konkret Green Society dan FISIP Universitas Riau dalam menumbuhkan budaya sadar lingkungan serta mendukung terwujudnya kampus hijau dan berkelanjutan. (A.F)