Sosialisasikan Program FISIP Berdampak untuk Negeri: Konversi Kukerta sebagai Langkah Penguatan Pembelajaran Lapangan
Pekanbaru, 7 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) menggelar kegiatan sosialisasi program FISIP Berdampak untuk Negeri (Konversi Kukerta) yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa Semester IV. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Drs. Sutan Balia FISIP UNRI, Kamis (7/5), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FISIP UNRI, Ketua Pokja, Ketua dan Anggota Tim Kampus Berdampak, serta mahasiswa Semester IV dari seluruh jurusan dan program studi di lingkungan FISIP UNRI.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait pelaksanaan program konversi Kukerta yang menjadi bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP UNRI Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa program FISIP Berdampak untuk Negeri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan program ini sebagai sarana pengembangan diri serta implementasi ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.

“Program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mampu hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan solusi, serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Dr. Meyzi.

Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNRI, Dr. Auradian Marta, S.IP., M.A., juga menyampaikan bahwa program konversi Kukerta melalui FISIP Berdampak untuk Negeri merupakan bentuk implementasi pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa di luar kelas. Menurutnya, program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama tim melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan program ini sebagai media pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, pengalaman yang diperoleh tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga menjadi bekal penting dalam dunia kerja maupun pengabdian sosial."

Sementara itu, Ketua Tim Kampus Berdampak, Dr. Nurjanah, M.Si, yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, memaparkan secara rinci mengenai mekanisme pelaksanaan program FISIP Berdampak untuk Negeri yang dulu disebutnya Kukerta. Ia menjelaskan mulai dari tahapan pendaftaran, skema kegiatan, hingga sistem penilaian yang akan diterapkan.

“Kegiatan ini bukan hanya formalitas akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata yang menuntut kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana mahasiswa antusias menggali informasi lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan program. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh mahasiswa Semester IV dapat memahami secara komprehensif dan siap mengikuti program FISIP Berdampak untuk Negeri dengan optimal. (Enggy-RIRY)







