Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Mitigasi Risiko Hewan Liar: FISIP UNRI Gelar Pelatihan Reptile Rescue untuk Kesiapsiagaan Kampus

Mei 05, 2026
HUMAS FISIP
0 tayangan
Mitigasi Risiko Hewan Liar: FISIP UNRI Gelar Pelatihan Reptile Rescue untuk Kesiapsiagaan Kampus

Pekanbaru, 5 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) menggelar Pelatihan Reptile Rescue guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan hewan liar dan berbisa di lingkungan kampus. Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim K3L (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan) FISIP UNRI.

Pelatihan berlangsung di Pendopo FISIP UNRI mulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh unsur pimpinan, tim K3L FISIP, tenaga kependidikan, satuan pengamanan, serta perwakilan mahasiswa dari BEM FISIP dan mahasiswa pencinta alam FISIP UNRI Mapala SAKAI. Kegiatan menghadirkan Armar PD, praktisi penanganan reptil sekaligus Youtuber, sebagai narasumber.

Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan responsif terhadap potensi risiko.

“Pelatihan ini bertujuan membekali sivitas akademika dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani hewan liar, khususnya reptil berbisa, secara aman dan tepat,” ujar Dr. Meyzi. “FISIP UNRI berkomitmen untuk tidak hanya menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, tetapi juga aman bagi semua civitas kampus. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa setiap potensi risiko, seperti keberadaan hewan liar di lingkungan kampus, dapat dihadapi dengan kesiapsiagaan yang maksimal.”

Ketua Tim K3L FISIP UNRI, Indra Mardeni, S.AP., M.A.P., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus. Menurutnya, potensi kemunculan hewan liar di area kampus perlu diantisipasi melalui edukasi dan pelatihan yang tepat. “Kami berharap peserta mampu melakukan tindakan awal secara benar dan aman saat menghadapi situasi darurat."

Dalam sesi materi, Armar PD memaparkan jenis-jenis reptil yang berpotensi ditemui di lingkungan sekitar, karakteristiknya, serta tingkat bahayanya. Ia juga menjelaskan teknik dasar penanganan reptil, penggunaan alat pelindung, dan prosedur keselamatan.

“Penanganan reptil harus dilakukan dengan pengetahuan yang tepat agar tidak membahayakan manusia maupun hewan,” jelasnya.

Pelatihan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan teknik penanganan reptil, mulai dari cara mendekati, penggunaan alat bantu, hingga proses evakuasi secara aman di bawah pendampingan narasumber. Selain itu, dilakukan simulasi penanganan situasi darurat untuk memperkuat pemahaman peserta secara aplikatif.

FISIP UNRI diharapkan semakin siap dan tanggap dalam menghadapi potensi keberadaan hewan liar di lingkungan kampus, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kelestarian lingkungan. (Enggy-RIRY)