Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Deklarasi Zero Accident: FISIP UNRI Bangun Budaya K3L

September 10, 2024
Humas Fisip
0 tayangan
Deklarasi Zero Accident: FISIP UNRI Bangun Budaya K3L

Pekanbaru, 10 September 2024 – Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau mencanangkan Program Zero Accident, sebuah komitmen kolektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan insiden yang berisiko bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pengunjung kampus.

Program ini diluncurkan secara resmi pada Selasa, 10 September 2024, sebagai bagian dari penguatan sistem Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang dikelola oleh Gugus Tugas K3L FISIP UNRI.

Dekan FISIP, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keselamatan kerja adalah hak dasar seluruh sivitas akademika yang harus dijaga melalui sistem, budaya, dan kesadaran kolektif.  
"Zero Accident bukan sekadar target administratif, melainkan refleksi dari kepedulian kita terhadap nyawa dan kesehatan setiap individu di lingkungan FISIP. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tim K3L," tegas Dekan.

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membangun lingkungan kerja yang proaktif, berdaya tanggap, dan bebas dari insiden kerja.  
_"Dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan kesadaran kolektif, kita bisa menciptakan budaya kampus yang tidak hanya produktif, tapi juga selamat dan sehat. Ke depan, kami akan mendukung pelatihan serta sistem pelaporan insiden yang terintegrasi.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas K3L FISIP, Indra Mardeni Putra, S.AP., M.AP., menjelaskan bahwa Program Zero Accident ini akan dijalankan melalui berbagai pendekatan: mulai dari identifikasi dan mitigasi risiko di seluruh area kampus, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan K3, pemasangan peralatan keselamatan, hingga monitoring dan evaluasi berkala.  
"Kami mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen menjadikan nol insiden sebagai budaya. Dalam jangka panjang, program ini juga akan menjadi bagian dari indikator keberhasilan manajemen kampus berbasis keselamatan dan pelayanan prima," paparnya.

Dengan dicanangkannya Program Zero Accident, FISIP Universitas Riau memperkuat langkah nyata untuk membangun kampus yang aman, inklusif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan keselamatan kerja di era modern.

-RIRY-