
Pekanbaru — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menggelar kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sumber Dana DPPM Tahun 2026, Rabu (10/12/2025), bertempat di Hotel Royal Asnof Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kesiapan dosen dalam menyusun proposal yang kompetitif.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FISIP Universitas Riau Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Auradia Marta, S.IP., M.A., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., para ketua jurusan dan koordinator program studi, Kepala Bagian Umum, ketua kelompok kerja (Pokja) dari masing-masing bagian, serta dua dosen sebagai utusan KJFD dari setiap jurusan. Kehadiran unsur pimpinan hingga perwakilan dosen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong penguatan riset dan pengabdian di lingkungan FISIP.
Acara diawali dengan sambutan Dekan FISIP Universitas Riau, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi partisipasi seluruh peserta serta menegaskan pentingnya kegiatan coaching clinic sebagai strategi peningkatan mutu proposal untuk pendanaan DPPM Tahun 2026.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ujar Dr. Meyzi.


Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Auradia Marta, S.IP., M.A. Ia menilai kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat budaya riset di lingkungan FISIP. Menurutnya, peningkatan kualitas proposal akan berdampak langsung terhadap capaian kinerja dosen serta reputasi akademik fakultas.

“Kami berharap melalui coaching clinic ini, dosen semakin siap dan percaya diri dalam mengajukan proposal penelitian dan pengabdian yang sesuai dengan standar pendanaan DPPM,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., juga menyampaikan terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk investasi strategis fakultas dalam penguatan sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh setiap upaya peningkatan kualitas riset dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen.

Coaching clinic ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Erman Taer, M.Si., dengan moderator Meris Essio Mento, M.IP. Dalam pemaparannya, Prof. Erman menjelaskan secara komprehensif strategi penyusunan proposal penelitian dan pengabdian sesuai skema dan ketentuan pendanaan DPPM Tahun 2026, mulai dari perumusan latar belakang, kebaruan riset, ketepatan metode, hingga perencanaan luaran yang terukur dan berdampak.



Selama sesi berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan pertanyaan terkait berbagai kendala dalam penyusunan proposal. Diskusi berjalan interaktif dan produktif sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta.






Melalui kegiatan ini, FISIP Universitas Riau berharap dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas proposal penelitian serta pengabdian yang diajukan pada pendanaan DPPM Tahun 2026, sekaligus memperkuat kontribusi sivitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (Enggy-AM)




