Pekanbaru, 26 Februari 2026 — Rapat Kerja Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2027 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) memasuki hari kedua dengan agenda strategis yang menekankan penguatan tata kelola dan komitmen kinerja. Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Menuju Kampus Berdampak”, kegiatan hari kedua difokuskan pada reviu Rencana Strategis (Renstra) FISIP serta pemantapan program kerja dan penandatanganan perjanjian kinerja.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh narasumber Novan Aulia Rohman, S.Kom., M.M., dari Universitas Jember yang disampaikan secara daring. Novan menekankan pentingnya penyelarasan dokumen Renstra dengan kebijakan nasional dan indikator kinerja utama perguruan tinggi.
“Renstra tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus menjadi instrumen strategis yang mampu menerjemahkan visi kampus berdampak ke dalam program yang terukur, relevan, dan berorientasi pada luaran nyata bagi masyarakat." Beliau juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis dampak menuntut adanya integrasi antara perencanaan, penganggaran, serta evaluasi berbasis capaian kinerja.


Diskusi yang berlangsung aktif menyoroti penguatan indikator kinerja, sinkronisasi program antarjurusan dan program studi, serta strategi implementasi kampus berdampak dalam tridarma perguruan tinggi.




Pada sesi siang hingga sore hari, masing-masing jurusan dan program studi melanjutkan pemaparan Program Kerja Tahun 2027, meliputi Jurusan Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, serta Program Studi Magister Ilmu Politik, Magister Sosiologi, dan Magister Ilmu Komunikasi. Pemaparan ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan keselarasan program dengan arah kebijakan fakultas dan Renstra yang telah direviu.




Puncak kegiatan hari kedua ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026, yang melibatkan Wakil Dekan kepada Dekan, Ketua Jurusan kepada Dekan, Koordinator Program Studi kepada Ketua Jurusan, hingga para Ketua Kelompok Kerja kepada pimpinan terkait. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil.







Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., dalam pernyataannya menegaskan bahwa raker bukan sekadar forum tahunan, melainkan momentum penguatan komitmen kelembagaan.




“Melalui reviu Renstra dan penandatanganan perjanjian kinerja hari ini, kita menegaskan bahwa setiap program yang dirancang harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan berdampak. FISIP UNRI harus bergerak sebagai fakultas yang adaptif, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat."
Dr. Meyzi juga menambahkan bahwa semangat kampus berdampak harus tercermin dalam inovasi akademik, penguatan riset terapan, serta kemitraan strategis yang berkelanjutan.





Kegiatan hari kedua ditutup dengan foto bersama seluruh peserta Raker serta buka bersama sebagai bentuk penguatan kebersamaan dan soliditas sivitas akademika FISIP UNRI dalam menyongsong perencanaan dan penganggaran tahun 2027 yang lebih terarah dan berdampak.
(RIRY, Foto:Enggy)



