
Pekanbaru, 27 Februari 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) menggelar Workshop Penguatan Strategi Perolehan Pendanaan Internasional untuk Mendukung Implementasi SDGs di Tingkat Program Studi, Jumat (27/2), bertempat di Ruang Rapat Gedung Dosen FISIP UNRI. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta para pengelola laboratorium di lingkungan FISIP UNRI.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sivitas akademika dalam mengakses peluang pendanaan internasional guna mendukung pelaksanaan program-program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Dekan FISIP UNRI, Dr. Mezyi Heriyanto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya strategi yang terencana dan kolaboratif dalam memperoleh pendanaan internasional. Menurutnya, dukungan pendanaan global menjadi salah satu kunci untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 4, 5, 6, 7 dan 9 Diktisaintek Berdampak.

Kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian SDGs. Melalui kegiatan ini, kita juga berupaya mendorong pencapaian IKU 4, 5 , 6 tentang talenda dan inovasi dosen dalam rekognisi internasional kelas dunia, serta IKU 7 terkait keterlibatan perguruan tinggi dalam Implementasi SDGs. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dalam mengakses pendanaan internasional menjadi sangat strategis agar berbagai program inovatif yang kita rancang dapat terlaksana secara berkelanjutan, ujar Dr. Mezyi.

Workshop ini dipandu oleh Dr. Baskoro Wicaksono, S.IP., M.IP., selaku moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi secara sistematis dan interaktif, sehingga materi yang disampaikan para narasumber dapat dipahami secara komprehensif oleh seluruh peserta.

Sebagai narasumber pertama, Ketua Jurusan Hubungan Internasional FISIP UNRI, Dr. Yusnarida Eka Nizmi, M.Si., memaparkan strategi identifikasi peluang hibah internasional serta pentingnya pemetaan isu global yang relevan dengan SDGs. Ia juga menegaskan pentingnya melakukan penandaan (tagging) terhadap berbagai kegiatan yang telah terlaksana dan didukung melalui pendanaan dari Eurasia Foundation (from Asia) sebagai bagian dari upaya dokumentasi, evaluasi, serta penguatan rekam jejak institusi dalam pengelolaan program berbasis pendanaan internasional.


Sementara itu, narasumber kedua, Tarmizi, S.H., M.H., selaku Koordinator FITRA Riau, berbagi pengalaman praktis terkait pengelolaan program berbasis pendanaan internasional, khususnya yang berorientasi pada penguatan tata kelola, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat sebagai nilai tambah dalam proposal pendanaan.


Kegiatan workshop berlangsung secara dinamis melalui pemaparan materi, diskusi mendalam, serta sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Peserta juga dibekali strategi teknis dalam menyusun proposal yang relevan dengan prioritas program donor internasional.



Melalui kegiatan ini, FISIP UNRI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada dampak, sejalan dengan visi Universitas Riau menuju kampus berdaya saing global dan berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan. (Enggy-AM)









