
Dumai, 6 Februari 2026 — Universitas Riau (UNRI) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) UNRI Tahun 2027 yang dirangkai dengan Pemaparan Capaian Kinerja 2025, pada 6–8 Februari 2026 di Hotel The Zuri, Dumai. Forum ini menjadi titik temu penting untuk menajamkan prioritas program, menyelaraskan Indikator Kinerja Utama (IKU), serta memantapkan dukungan penganggaran tahun 2027 sambil menyiapkan arah kerja 2027.
Musrenbang diikuti unsur pimpinan universitas, senat universitas, pimpinan fakultas, dan unit pelayanan di lingkungan UNRI. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNRI turut hadir melalui Dekan dan jajaran Wakil Dekan sebagai bentuk komitmen fakultas menguatkan perencanaan berbasis capaian dan kebutuhan strategis universitas.
Dalam arahannya, Rektor UNRI Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si. menegaskan Musrenbang harus menghasilkan perencanaan yang fokus serta dapat diukur pencapaiannya. Rektor juga menekankan pentingnya penguatan data dan kejelasan dampak program agar seluruh unit bergerak tegak lurus dalam satu garis tujuan.

“Musrenbang ini kita jadikan momentum menyatukan arah: program yang disusun harus berbasis kinerja, berbasis data, dan jelas dampaknya. Capaian, tantangan, dan rencana yang realistis agar target universitas bisa dicapai bersama,” ujar Prof. Sri Indarti.
Rektor menambahkan, sinkronisasi antara rencana program dan dukungan anggaran akan memperkuat efektivitas pelaksanaan, mempercepat capaian IKU, serta membuat sumber daya universitas lebih tepat guna bagi peningkatan kualitas tridarma dan tata kelola.



Menanggapi hal tersebut, Dekan FISIP UNRI Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si. yang ditemui di sela kegiatan menyatakan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan rencana fakultas tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan agenda besar universitas. Dr. Meyzi menekankan pentingnya penentuan prioritas yang jelas serta penguatan kerja lintas unit agar program yang disusun benar-benar berdampak.


“Musrenbang memberi ruang bagi fakultas untuk menegaskan prioritas: apa yang paling mendesak, apa yang paling berdampak, dan bagaimana itu mendukung IKU universitas. Karena itu, perencanaan harus disusun dengan parameter yang jelas dan target yang bisa ditagih,” tutur Dr. Meyzi.
Dekan FISIP juga menegaskan kesiapan FISIP UNRI untuk menghadirkan data yang akurat berbasis evaluasi capaian, serta memuat kebutuhan penguatan layanan akademik dan kemahasiswaan yang relevan dengan target universitas. Beliau menilai, pembahasan tantangan yang dilakukan secara terbuka dalam Musrenbang akan memudahkan universitas menentukan langkah penyelesaian yang lebih cepat dan terkoordinasi.
“Ketika masalah dipetakan bersama dalam forum seperti ini, solusi yang lahir biasanya lebih realistis, terukur, dan bisa dieksekusi lintas unit."
Melalui Musrenbang UNRI 2027, UNRI menargetkan perencanaan dan penganggaran yang semakin akuntabel dan berbasis hasil, sehingga seluruh fakultas dan unit kerja memiliki peta jalan yang selaras untuk memperkuat kinerja universitas pada periode 2027–2028. (RIRY,Foto:Humas UNRI)


