
Pekanbaru, 2 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) mengadakan Sosialisasi Akreditasi Internasional ACQUIN sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat daya saing global. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas untuk menerapkan standar internasional pada program studi dan memastikan seluruh unit kerja siap menghadapi proses akreditasi secara komprehensif.
Acara yang berlangsung di Hotel Royal Asnof ini dihadiri oleh Dekan Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Auradian Marta, S.IP., M.A, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Saiman, S.IP., M.Si. Turut hadir Kepala Bagian Umum, para Ketua Tim Pokja, ketua jurusan, koordinator program studi, dan tenaga pendidik. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan komitmen fakultas untuk melakukan transformasi mutu secara terencana dan berkelanjutan.
Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Dr. Meyzi menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan momentum strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi internal dalam proses akreditasi internasional. Beliau menegaskan bahwa ACQUIN bukan sekadar penilaian administratif, tetapi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, riset, inovasi, serta layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global. Dekan juga mengajak seluruh unit untuk bekerja secara kolaboratif demi memenuhi standar internasional dan menjadikan FISIP UNRI sebagai fakultas yang unggul serta kompetitif di tingkat global.



Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Auradian Marta, S.IP., M.A., menambahkan bahwa kesiapan akademik pada level prodi menjadi kunci keberhasilan akreditasi internasional. Dr. Auradian menekankan bahwa tujuan utama bukan hanya memenuhi persyaratan dokumen, tetapi memastikan proses pembelajaran dan penjaminan mutu benar-benar sejalan dengan standar internasional. “Persiapan ini harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Sesi pertama dimulai dengan pemaparan narasumber utama Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D melalui paltform Zoom Meeting. Materi mencakup kerangka dasar ACQUIN, tahapan asesmen, prinsip evaluasi mutu, serta strategi penyusunan borang dan bukti dukung. Penyampaian yang komprehensif ini memberikan pemahaman mendalam mengenai standar yang harus dipenuhi. Sesi dipandu oleh Umumnnisa Hidayati, M.InterDevPractice, dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang membahas teknik penyusunan bukti dukung dan strategi pemenuhan indikator.



Sesi kedua menghadirkan Dr. Yessi Olivia, S.IP., M.IntRel, yang memaparkan implementasi teknis standar ACQUIN pada pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, peningkatan kualitas dosen, serta penguatan kerja sama internasional. Dr. Yessi juga menekankan pentingnya konsistensi dokumentasi mutu dan keterlibatan seluruh unit dalam pemenuhan standar. Diskusi yang berlangsung setelahnya mengangkat berbagai tantangan prodi dan jurusan, seperti penyesuaian kurikulum dan pemetaan CPL, yang kemudian ditanggapi dengan solusi aplikatif oleh narasumber.



Melalui kegiatan ini, FISIP UNRI berharap seluruh unit memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait standar dan indikator ACQUIN. Fakultas menargetkan kegiatan ini sebagai langkah awal percepatan menuju akreditasi internasional sekaligus memperkuat budaya mutu yang berkesinambungan.



Dengan kolaborasi yang solid dan komitmen bersama, FISIP UNRI optimistis dapat memenuhi persyaratan ACQUIN dan meningkatkan reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional. (Enggy-RIRY)







