
Pekanbaru — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menggelar kegiatan Koordinasi Optimalisasi Aset FISIP Universitas Riau pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola, pemanfaatan, dan optimalisasi aset fakultas secara efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi tersebut menghadirkan Direktur Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Riau, Rio Jonnes Martahan Marpaung, S.E., M.M dan Sekretaris BPU UNRI Clara Yolandika, S.P., M.Si, serta dihadiri oleh Dekan FISIP Universitas Riau, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Kepala Bagian Umum, Ketua Pokja Umum dan Sarana Akademik, serta para penyewa kantin dan gerai pendidikan FISIP.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP Universitas Riau, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa optimalisasi aset merupakan bagian penting dari penguatan kelembagaan fakultas, khususnya dalam mendukung keberlanjutan layanan akademik dan nonakademik. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan aset harus dilakukan secara profesional, akuntabel, serta sejalan dengan regulasi universitas dan kebijakan Badan Layanan Umum (BLU).

“Aset fakultas bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara fakultas, universitas, dan para mitra pengelola agar pemanfaatannya dapat memberikan manfaat optimal bagi institusi,” ujar Dekan FISIP.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FISIP Unri, Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., dalam tanggapannya menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme pengelolaan dan penyewaan aset fakultas. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi, kepastian regulasi, serta peningkatan kualitas layanan dalam pemanfaatan aset FISIP.

“Kami berharap melalui koordinasi ini, pengelolaan aset FISIP dapat berjalan lebih terstruktur dan transparan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan citra institusi,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BPU Universitas Riau Rio Jonnes Martahan Marpaung, S.E., M.M menyampaikan apresiasi atas inisiatif FISIP Universitas Riau dalam menyelenggarakan rapat koordinasi optimalisasi aset. Ia menegaskan komitmen BPU Unri untuk terus mendampingi fakultas dalam pengelolaan aset usaha, termasuk dalam aspek perjanjian kerja sama, skema penyewaan, serta peningkatan nilai manfaat aset universitas.
“BPU Unri siap bersinergi dengan FISIP dalam memastikan pengelolaan aset berjalan sesuai dengan ketentuan BLU, sekaligus memberikan nilai tambah bagi fakultas dan Universitas Riau,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini juga secara khusus membahas sejumlah aset strategis milik FISIP Universitas Riau, di antaranya penyewaan gerai pendidikan dan kantin FISIP, pemanfaatan Auditorium Sutan Balia, serta pengelolaan ruang fotografi. Pembahasan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan para penyewa, guna menghimpun masukan serta menyelaraskan kepentingan fakultas dan mitra usaha.
Melalui kegiatan ini, FISIP Universitas Riau berharap terwujudnya pengelolaan aset yang semakin optimal dan profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan dan penguatan kemandirian kelembagaan fakultas di lingkungan Universitas Riau. (ENGGY-MY)



