
Jakarta, 27 Oktober 2025 — Universitas Riau (UNRI) menggelar Rapat Dewan Pengawas bersama Pimpinan Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Universitas Riau pada Senin, 27 Oktober 2025, bertempat di Hotel Artotel Gelora Senayan (Hotel Century Park Jakarta). Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi UNRI untuk melakukan evaluasi capaian kinerja Triwulan III Tahun 2025 sekaligus membahas usulan anggaran tahun 2026 sebagai langkah penguatan tata kelola universitas.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Ketua Senat, para Dekan, Ketua Lembaga, Ketua UPA hingga Kepala Biro dan Unit Pelaksana Akademik. Acara resmi dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh Ketua Dewan Pengawas Universitas Riau, yang menegaskan pentingnya sinkronisasi arah kebijakan antara Dewan Pengawas dan Pimpinan Universitas dalam menjaga keberlanjutan program UNRI sebagai perguruan tinggi negeri berstatus BLU.

Setelah pembukaan, Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., memaparkan Capaian Kinerja Universitas Riau Triwulan III Tahun 2025. Dalam paparannya, Rektor menyampaikan bahwa secara umum, capaian UNRI pada triwulan ketiga menunjukkan hasil positif di berbagai bidang, termasuk peningkatan akreditasi program studi, pertumbuhan publikasi ilmiah, dan penguatan kerja sama nasional maupun internasional.

“Universitas Riau terus berkomitmen untuk memperkuat kinerja tridarma perguruan tinggi, meningkatkan layanan akademik berbasis digital, serta memperluas kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Sri Indarti.

Beliau juga menambahkan, “Kami berterima kasih kepada seluruh fakultas dan unit kerja yang telah berkontribusi terhadap pencapaian target kinerja. Ke depan, kami akan lebih fokus pada konsolidasi anggaran dan peningkatan efisiensi program agar setiap rupiah yang digunakan benar-benar berdampak pada kualitas pendidikan.”
Setelah paparan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan laporan perkembangan akademik, keuangan, kemahasiswaan, dan kerja sama oleh para Wakil Rektor. Masing-masing menyampaikan progres dan tantangan yang dihadapi sepanjang tahun berjalan. Forum kemudian dibuka untuk tanggapan dan masukan dari Dewan Pengawas, yang menyoroti pentingnya penguatan indikator kinerja utama (IKU), tata kelola keuangan, serta sinergi antarunit di lingkungan universitas. Sesi dilanjutkan dengan diskusi terbuka bersama seluruh peserta hingga menjelang istirahat siang pada pukul 12.00 WIB. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan usulan strategis dari para pimpinan fakultas.
Agenda berlanjut dengan paparan Rektor mengenai Usulan Anggaran Tahun 2026. Dalam sesi ini, Rektor menjelaskan arah kebijakan anggaran universitas yang diarahkan pada penguatan transformasi digital, peningkatan mutu pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia dosen dan tenaga kependidikan. Paparan tersebut mendapat tanggapan langsung dari anggota Dewan Pengawas yang memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk penyempurnaan rancangan anggaran.
Rangkaian rapat kemudian diakhiri dengan sesi diskusi lanjutan dan penutupan oleh Ketua Dewan Pengawas. Ketua Dewan menekankan pentingnya sinergi lintas unit kerja untuk mencapai visi UNRI sebagai universitas unggul dan berdaya saing global.
Dekan FISIP Universitas Riau, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., yang turut hadir dalam pertemuan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap forum Dewan Pengawas yang menjadi wadah reflektif bagi seluruh pimpinan.
“Forum seperti ini memberi ruang untuk berpikir bersama dan menyelaraskan langkah. Kami di FISIP berkomitmen mendukung agenda universitas, terutama dalam penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan budaya kerja yang berintegritas,” ungkap Dr. Meyzi. Beliau menambahkan, “Tantangan pendidikan tinggi ke depan semakin kompleks. Karena itu, sinergi antara fakultas dan universitas harus semakin solid agar kebijakan yang diambil benar-benar relevan dengan kebutuhan akademik, riset, dan masyarakat.”
UNRI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola berbasis kinerja, memperluas kolaborasi, dan memastikan efisiensi dalam setiap langka perencanaan menuju UNRI yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (RIRY)

