Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Kampus Inklusif, Akademia Berkeadilan: Gagasan Baru Mengemuka di Seminar Nasional FISIP UNRI

November 18, 2025
HUMAS FISIP
0 tayangan
Kampus Inklusif, Akademia Berkeadilan: Gagasan Baru Mengemuka di Seminar Nasional FISIP UNRI

Pekanbaru, 18 November 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) melalui Dinas Penelitian dan Pengembangan Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) Karta Baswara menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Mengelola Keragaman, Merawat Keadilan: Tantangan Tata Kelola Keberagaman di Kampus”. Acara berlangsung di Auditorium Drs. Sutan Balia FISIP UNRI dan dihadiri oleh pimpinan FISIP, mahasiswa, dosen, serta para pemangku kepentingan akademik.

Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Muhammad Ansor, MA dan Dr. Saiman Pakpahan, S.IP., M.Si, serta dipandu oleh Syafiqah Suud Helmi dari Program Studi Ilmu Pemerintahan sebagai moderator. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UNRI.

Dekan FISIP UNRI Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan pentingnya komitmen kampus dalam menjaga keberagaman sebagai fondasi terciptanya keadilan akademik.
“Keberagaman bukan hanya realitas sosial, tetapi juga kekuatan intelektual yang memperkaya cara pandang kita di lingkungan kampus. Tata kelola keberagaman harus dilakukan dengan prinsip inklusivitas, keadilan, dan kesetaraan agar semua civitas akademika merasa dihargai dan memiliki ruang yang sama untuk berkembang."

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan, Dr. Muchid, M.Phil, yang turut memberikan sambutan. Beliau menekankan bahwa isu keberagaman tidak dapat dilepaskan dari proses pembelajaran dan tata kelola akademik.
“Jurusan Ilmu Pemerintahan berkomitmen untuk terus mengembangkan kajian dan praktik yang memperkuat nilai keterbukaan, toleransi, serta keadilan dalam kehidupan kampus. Seminar ini menjadi momentum untuk memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya tata kelola keberagaman dalam institusi pendidikan,” ungkapnya.

Ketua HIMIP Karta Baswara, Muhammad Alif, menyampaikan bahwa seminar nasional ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang harmonis dan berkeadilan.

Para narasumber dalam paparannya menyoroti tantangan yang dihadapi kampus dalam mengelola keberagaman, mulai dari dinamika identitas, relasi sosial mahasiswa, hingga kebutuhan akan kebijakan internal yang adaptif dan berperspektif inklusif. Diskusi berlangsung interaktif dan melibatkan berbagai pertanyaan kritis dari peserta.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama, menandai komitmen FISIP UNRI untuk terus menghadirkan kegiatan ilmiah yang relevan dengan perkembangan sosial dan kebutuhan akademik masa kini. (RIRY)