Pekanbaru, 21 April 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) menggelar rapat evaluasi program FISIP Green Society pada hari ini, di Ruang Akar Beluru Gedung Dekanat FISIP UNRI. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISIP Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., serta seluruh tim Green Society yang terlibat dalam inisiatif lingkungan fakultas.
Berbagai langkah yang telah dilakukan untuk mendukung kelestarian lingkungan di kampus dibahas dan dievaluasi. FISIP Green Society yang digagas oleh FISIP UNRI bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan tindakan kolektif dalam menjaga lingkungan, salah satunya dengan pengelolaan sampah, penghijauan, dan pengurangan jejak karbon. Salah satu yang dibahas adalah rencana aksi peringatan hari pohon sedunia tahun 2026, lalu program unggulan yang Green Pay, inisiatif Bank Sampah FISIP yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik dan kertas dengan memberi insentif kepada warga kampus yang menyetor sampah melalui sistem tabungan.
Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si menyampaikan, “Hari Pohon Sedunia mengingatkan kita akan pentingnya peran pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem. FISIP terus berkomitmen untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan dengan berbagai inisiatif, termasuk penghijauan kampus dan Bank Sampah Green Pay. Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya soal masa kini, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang lebih hijau dan bersih bagi generasi mendatang."

Dr. Meyzi juga menambahkan bahwa FISIP Green Society adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang harus dijalankan oleh setiap elemen akademik di UNRI, dengan tujuan untuk terus menciptakan kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan. Tim FISIP Green Society berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan program ini dalam mendukung visi UNRI sebagai kampus yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Rapat evaluasi ini diakhiri dengan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan dalam beberapa bulan ke depan, termasuk penguatan kolaborasi dengan pihak eksternal dan internal dalam upaya meningkatkan kesadaran serta implementasi program-program hijau yang lebih luas. (RIRY)
