Pekanbaru — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pencapaian Indeks Kinerja Utama (IKU) pada Kamis (5/3/2026) di Ruang Rapat DPH Lantai II Gedung Dekanat FISIP UNRI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penyusunan pedoman serta strategi implementasi IKU di lingkungan FISIP UNRI.
Kegiatan FGD ini dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pencapaian IKU merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam aspek pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra.

Melalui forum diskusi ini kita berharap lahir berbagai gagasan strategis yang dapat memperkuat kinerja institusi. IKU bukan sekadar indikator administratif, tetapi menjadi arah transformasi perguruan tinggi menuju tata kelola yang lebih adaptif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat, ujarnya.

FGD ini dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNRI, Dr. Auradian Marta, S.IP., MA, yang sekaligus memaparkan gambaran umum terkait implementasi Indeks Kinerja Utama di lingkungan FISIP UNRI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya integrasi capaian IKU dengan aktivitas tridarma perguruan tinggi di setiap program studi dan unit kerja.

Menurutnya, keberhasilan pencapaian IKU membutuhkan sinergi seluruh elemen fakultas, mulai dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan, sehingga berbagai program kerja dapat diarahkan secara lebih terukur dan berdampak.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Universitas Riau yang memiliki kompetensi dalam penguatan sistem kinerja perguruan tinggi, yakni Prof. Dr. Mubarak, M.Si selaku Kepala LPPM Universitas Riau, Ibnu Daqiqil ID, S.Kom., M.T.I., Ph.D selaku Kepala UPA TIK Universitas Riau, serta Dr. Zulfarina M.Si selalu Koordinator Pusat Kampus Berdampak LPMPP Universitas Riau


Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan berbagai strategi penguatan implementasi IKU, mulai dari integrasi kegiatan tridarma perguruan tinggi dengan indikator kinerja, penguatan kolaborasi riset dan pengabdian, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem pengukuran kinerja institusi.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai unit kerja di FISIP UNRI, di antaranya para wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, koordinator program studi, kepala bagian, serta berbagai unit pendukung lainnya. Para peserta memberikan masukan terkait peluang, tantangan, serta strategi yang dapat dilakukan oleh masing-masing program studi dan unit kerja dalam meningkatkan kontribusi terhadap pencapaian IKU.


Kegiatan FGD ini dibagi dalam dua sesi diskusi. Sesi pertama membahas perumusan strategi serta rencana tindak lanjut untuk IKU 1 hingga IKU 5, sementara sesi kedua membahas strategi dan rencana implementasi IKU 6 hingga IKU 12. Hasil diskusi kemudian dirumuskan menjadi kesimpulan dan rekomendasi yang akan menjadi acuan dalam penyusunan pedoman implementasi IKU di FISIP UNRI.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNRI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan kinerja institusi secara berkelanjutan, sejalan dengan visi Universitas Riau dalam menghasilkan lulusan berkualitas serta kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa. (Enggy-AM)



