Pekanbaru — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menggelar rapat koordinasi Tim Kampus Berdampak FISIP Tahun 2026 pada Selasa (20/1/2026) pukul 13.30 WIB di Ruang Tim Kampus Berdampak FISIP, Gedung Dekanat Lantai I. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan koordinasi setelah ditetapkannya Surat Keputusan (SK) Tim Kampus Berdampak FISIP Tahun 2026, sekaligus membahas perencanaan program strategis yang diarahkan untuk meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, yakni dosen yang berkegiatan di luar kampus.
Rapat dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNRI, Dr. Auradian Marta, S.IP., MA, yang sekaligus menyampaikan sambutan pembuka. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program Kampus Berdampak memiliki peran penting sebagai wadah aktualisasi dosen dalam melaksanakan kegiatan tridarma perguruan tinggi di luar lingkungan kampus, baik melalui pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi dengan mitra eksternal, maupun keterlibatan dalam program-program berbasis kebutuhan masyarakat.

“Program Kampus Berdampak dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif dosen dalam kegiatan di luar kampus yang relevan dengan bidang keilmuannya. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang solid agar setiap aktivitas dosen dapat terencana dengan baik, terdokumentasi, serta diakui sebagai bagian dari pencapaian IKU 3,” ujar Dr. Auradian Marta. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas unit dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dosen di luar kampus secara berkelanjutan.
Dalam rapat koordinasi tersebut, tim membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan koordinasi internal tim, pemetaan peran dan tanggung jawab dosen yang terlibat, serta perencanaan program Kampus Berdampak yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Program-program ini difokuskan pada peningkatan partisipasi dosen dalam kegiatan di luar kampus, seperti pendampingan masyarakat, kerja sama dengan instansi pemerintah dan mitra strategis, serta pelaksanaan pengabdian berbasis keahlian yang berdampak langsung.
Ketua TIM Percepatan MBKM FISIP UNRI, Dr. Nurjannah, M.Si, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dalam Program Kampus Berdampak juga sejalan dengan kebijakan MBKM, khususnya dalam memperkuat peran dosen sebagai fasilitator dan mitra strategis dalam kegiatan pembelajaran dan pengabdian di luar kampus.

“Melalui Program Kampus Berdampak, dosen tidak hanya menjalankan peran akademik di dalam kampus, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas di luar kampus yang memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung capaian IKU 3 di lingkungan FISIP UNRI,” jelas Dr. Nurjannah.
Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Riau, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi Tim Kampus Berdampak sebagai langkah awal pelaksanaan program tahun 2026. Ia menilai bahwa Program Kampus Berdampak merupakan wujud komitmen FISIP UNRI dalam mendorong dosen untuk aktif berkontribusi di luar kampus sekaligus memperkuat peran fakultas di tengah masyarakat.
“Program Kampus Berdampak diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan dosen FISIP UNRI dalam berbagai kegiatan di luar kampus yang relevan dan berdampak. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, capaian IKU 3 dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Dr. Meyzi Heriyanto.
Melalui koordinasi ini, FISIP UNRI optimistis Tim Kampus Berdampak Tahun 2026 mampu merumuskan dan melaksanakan program-program unggulan yang selaras dengan visi fakultas, mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan capaian IKU 3 dosen berkegiatan di luar kampus. (Enggy-AM)


