Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Membangun Pemasyarakatan Inklusif: FISIP UNRI dan Bapas Pekanbaru Perkuat Sinergi Strategis

Juni 13, 2025
Humas Fisip
0 tayangan
Membangun Pemasyarakatan Inklusif: FISIP UNRI dan Bapas Pekanbaru Perkuat Sinergi Strategis

Pekanbaru  Pekanbaru, 13 Juni 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menerima kunjungan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pekanbaru beserta tim dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat lantai 2 pada pukul 09.00 WIB. Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam upaya membangun sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FISIP UNRI, Koordinator, Subkoordinator, serta jajaran struktural dari Bapas Kelas I Pekanbaru.

Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., mengapresiasi inisiatif yang terbangun melalui forum ini. Dr. Meyzi menekankan pentingnya peran akademisi dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang adaptif terhadap dinamika sosial. “Keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung sistem pemasyarakatan melalui riset dan kajian berbasis data sangat penting. Ini adalah pijakan awal menuju kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan."

Senada dengan itu, Kepala Bapas Kelas I Pekanbaru, Eri Irwan, AMd.IP., S.Sos., M.Si., menyampaikan harapan besar terjalinnya kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi untuk memperkuat pelaksanaan fungsi pembimbingan kemasyarakatan yang lebih humanis. “Permasalahan pemasyarakatan tidak bisa diatasi sendiri. Diperlukan pendekatan akademik dan kolaboratif dengan kampus untuk membangun sistem rehabilitatif yang lebih efektif,” jelasnya.

Diskusi yang dipandu oleh Dr. Saiman Pakpahan, S.IP., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, menyoroti berbagai tantangan dan potensi dalam sistem pemasyarakatan, termasuk peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam kegiatan pembimbingan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, FISIP dan Bapas sepakat untuk membangun kerjasama strategis yang lebih formal melalui penyusunan nota kesepakatan (MoA) dan berbagai program kolaboratif lainnya. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang progresif dan berpihak pada nilai-nilai keadilan sosial. (Enggy-RIRY)