Pekanbaru, 2 Juni 2025 – Sebagai upaya meningkatkan wawasan sivitas akademika terhadap arah kebijakan pemerintah di sektor pendidikan tinggi, Universitas Riau menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Transformasi Perguruan Tinggi: Menciptakan Lulusan Berkualitas Global”, pada Senin, 2 Juni 2025, bertempat di Teater Pancing, Integrated Classroom Universitas Riau, Kampus Bina Widya Km 12,5 Simpang Baru, Pekanbaru.
Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Riau dalam menghadirkan kebijakan pendidikan tinggi ke tengah kampus.

“Kami ingin mahasiswa dan dosen memiliki perspektif langsung tentang bagaimana pemerintah dan legislatif melihat tantangan dan arah masa depan pendidikan tinggi. Transformasi ini harus dijawab dengan kesiapan seluruh elemen kampus, termasuk dalam inovasi pembelajaran, kurikulum, dan karakter lulusan,” ujar Prof. Sri Indarti.
Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M., anggota Komisi X DPR RI, yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, dan kebudayaan. Dalam paparannya, beliau menyoroti lima aspek penting dalam transformasi pendidikan tinggi:
1. Peningkatan relevansi kurikulum dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat.
2. Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
3. Penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa.
4. Kolaborasi kampus dengan industri dan pemerintah daerah dalam pengembangan SDM unggul.
5. Percepatan internasionalisasi dan pengakuan global terhadap lulusan Indonesia.
“Lulusan perguruan tinggi ke depan harus mampu menjadi agen perubahan, tidak hanya di sektor formal tetapi juga di komunitasnya. Mereka harus cakap digital, berjiwa kebangsaan, dan memiliki daya saing global,” ujar Dr. Karmila.

Kuliah umum ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Riau, termasuk Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan bahwa tema kuliah umum ini sangat relevan dengan arah pengembangan kurikulum dan program-program strategis di lingkungan FISIP.
“Transformasi pendidikan tinggi tidak hanya soal kurikulum dan teknologi, tetapi juga soal mentalitas, integritas, dan keberpihakan pada nilai-nilai sosial. FISIP Universitas Riau berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi ini, dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menyiapkan lulusan yang unggul serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu publik,” ujar Dr. Meyzi dalam wawancara usai kegiatan.
Kuliah umum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi dan membangun kualitas pendidikan tinggi yang inklusif, transformatif, dan berdaya saing global.
–RIRY–