Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

FISIP Universitas Riau Siap Gelar 3rd ISEEP 2025: Mengusung Tema “Green Governance” dalam Panggung Ilmiah Internasional

Mei 06, 2025
Humas Fisip
0 tayangan
FISIP Universitas Riau Siap Gelar 3rd ISEEP 2025: Mengusung Tema “Green Governance” dalam Panggung Ilmiah Internasional

Pekanbaru, 6 Mei 2025– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) kembali mengukuhkan perannya dalam mendorong kontribusi ilmiah terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyelenggarakan 3rd International Symposium on Environmental and Energy Policy (ISEEP) 2025. Rapat rutin persiapan dilaksanakan kembali pada Selasa, 6 Mei 2025, dan menghasilkan sejumlah poin strategis terkait teknis, substansi, hingga kerjasama lintas sektor.

Simposium internasional ini akan mengusung tema besar Green Governance dan direncanakan berlangsung pada 22–23 Oktober 2025 secara luring di Hotel The Zuri Pekanbaru (tentatif). Kegiatan ini akan menghadirkan Keynote Speaker dari dalam dan luar negeri, serta diisi dengan sesi berbagi praktik terbaik dari pemerintah daerah di Riau. Selain itu, akan terdapat sharing session dan luaran ilmiah dalam bentuk prosiding dan jurnal terindeks bereputasi nasional dan internasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNRI, Dr. Auradian Marta, S.IP., M.A menyatakan kegiatan ini merupakan ruang strategis untuk menegaskan kontribusi FISIP UNRI dalam ranah akademik global. ‘Green Governance’ menjadi tema yang relevan dengan tantangan masa kini, dan simposium ini akan menjadi titik temu lintas disiplin dan negara dalam mencari solusi berkelanjutan.

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FISIP UNRI, Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si.,  berkomitmen mendukung dari sisi fasilitas dan pengelolaan anggaran agar kegiatan ini berjalan lancar dan profesional. Biaya partisipasi telah disusun dengan mempertimbangkan manfaat ilmiah dan akuntabilitas keuangan, termasuk pemisahan biaya presentasi dan publikasi.

Ketua 3rd ISEEP 2025, Dr. Mita Rosaliza, S.Sos., M.Soc.Sc menyampaikan ISEEP 2025 dirancang tidak hanya sebagai forum ilmiah, tetapi juga sebagai jembatan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah. Kami telah menyiapkan publikasi bereputasi seperti prosiding terindeks Scopus dan jurnal nasional terakreditasi, serta membangun jejaring dengan mitra internasional dari Malaysia, Aljazair, dan Amerika Serikat.”

Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., yang ditemui pada kesempatan berbeda, mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan simposium ini, yang tak hanya memperkuat eksistensi FISIP UNRI di kancah internasional, tetapi juga memberi sumbangsih nyata terhadap tata kelola lingkungan dan energi di tingkat lokal dan global. Dukungan dari mitra seperti PT Kilang Pertamina Internasional RU II, pemerintah daerah, dan asosiasi keilmuan menjadi kekuatan besar bagi keberhasilan ISEEP.”

3rd ISEEP 2025 direncanaksn menghasilkan berbagai luaran ilmiah berkualitas, antara lain prosiding seminar yang diterbitkan oleh European Alliance for Innovation (EAI) dan terindeks Scopus, prosiding dengan global indexing lainnya, serta publikasi pada jurnal terindeks Web of Science (WoS) dan SINTA (Science and Technology Index) kategori SINTA 2 hingga SINTA 4, seperti JGP/Bina Praja Kemendagri, Jurnal Nakhoda, Salasika (ASWGI), serta jurnal-jurnal ilmiah lainnya dalam rumpun kebijakan publik, administrasi, komunikasi, dan ilmu sosial-politik.

Biaya partisipasi kegiatan ini dibedakan menjadi dua kategori:
* Peserta non-presenter dikenakan biaya sebesar Rp 300.000, yang sudah mencakup sertifikat, seminar kit, konsumsi, dan akses penuh ke sesi ilmiah.
* Presenter (pemakalah) dikenai biaya sebesar Rp 2.700.000 (tentatif), belum termasuk biaya publikasi.

Tahapan pelaksanaan kegiatan ini dijadwalkan sebagai berikut:
* Batas pengumpulan abstrak: hingga Juli 2025
* Pengumuman Letter of Acceptance (LoA): pertengahan Agustus 2025
* Pengumpulan full paper: Agustus hingga September 2025

3rd ISEEP 2025 juga melibatkan kerjasama strategis dengan berbagai mitra, termasuk PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning, Pemerintah Provinsi Riau, serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota seperti Siak, Pelalawan, Kuantan Singingi, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru. Di tingkat internasional, kolaborasi dilakukan dengan institusi akademik dari Malaysia, Amerika Serikat, dan Aljazair.

Untuk mendukung kelancaran informasi dan dokumentasi, website resmi 3rd ISEEP 2025 akan dikembangkan dan dikelola oleh tim acara bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau. (RIRY)