Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

FISIP UNRI Dorong Inisiatif Hijau: Satgas Green Society Bahas Pembentukan Bank Sampah Kampus

Juni 19, 2025
Humas Fisip
0 tayangan
FISIP UNRI Dorong Inisiatif Hijau: Satgas Green Society Bahas Pembentukan Bank Sampah Kampus

Pekanbaru, 19 Juni 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan kampus. Sebagai bagian dari upaya tersebut, FISIP UNRI melalui Satuan Tugas (Satgas) Green Society menyelenggarakan rapat koordinasi guna membahas inisiasi pembentukan Bank Sampah di lingkungan fakultas.

Rapat yang berlangsung pada Rabu, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Akar Beluru FISIP UNRI, menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, edukatif, dan partisipatif. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Mayarni, S.Sos., M.Si., Ketua Satgas Green Society, Robi Armilus, S.Sos., M.Si., serta seluruh anggota tim Satgas Green Society FISIP UNRI.

Dalam sambutannya, Dr. Mayarni menyampaikan apresiasi atas semangat dan inisiatif yang digagas oleh Satgas Green Society. Ia menilai pembentukan Bank Sampah di lingkungan kampus bukan sekadar upaya menjaga kebersihan, melainkan juga bagian dari strategi membangun budaya sadar lingkungan di kalangan sivitas akademika

“FISIP berkomitmen untuk mendukung program-program berbasis keberlanjutan. Bank sampah ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengelolaan limbah, tetapi juga ruang edukasi yang mendorong mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memahami nilai ekonomi sirkular,” ujar Dr. Mayarni.

Di kesempatan berbeda, Dekan FISIP UNRI, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran institusi pendidikan dalam memberikan contoh nyata pelestarian lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa.

“Kami menyambut baik langkah Satgas Green Society. Inisiatif ini sejalan dengan misi FISIP UNRI dalam menciptakan ekosistem kampus yang hijau, sehat, dan berdaya guna. Kami berharap bank sampah ini menjadi embrio bagi gerakan lingkungan yang lebih luas di lingkungan universitas,” ungkap Dr. Meyzi.

Sementara itu, Ketua Satgas Green Society, Robi Armilus, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci mekanisme awal pembentukan Bank Sampah, mulai dari sistem pemilahan sampah organik dan anorganik, metode penimbangan serta pencatatan hasil pengumpulan, hingga rancangan sistem insentif berbasis poin yang akan diberikan kepada mahasiswa dan pegawai yang aktif berkontribusi.

“Konsep bank sampah ini akan mengintegrasikan teknologi pencatatan yang sederhana namun efisien. Kita juga akan melibatkan relawan lingkungan dari kalangan mahasiswa, dan menjalin kemitraan strategis dengan pengelola sampah eksternal agar pengelolaan bisa berkelanjutan,” jelas Robi.

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, di antaranya penunjukan tim teknis pelaksana, penyusunan alur operasional kerja, serta penetapan target peluncuran perdana bank sampah yang direncanakan dalam waktu dekat. Tak hanya itu, Satgas juga berencana menggelar kampanye edukasi lingkungan dan pelatihan pemilahan sampah kepada mahasiswa sebagai langkah awal penguatan partisipasi komunitas kampus.

Inisiatif ini merupakan bagian integral dari kontribusi FISIP UNRI dalam mendukung agenda lingkungan global dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta poin ke-13 tentang penanganan perubahan iklim.

Dengan langkah nyata seperti ini, FISIP UNRI membuktikan bahwa transformasi menuju kampus hijau bukan sekadar slogan, tetapi gerakan kolektif yang dirancang secara sistematis dan berorientasi pada dampak jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang. (Enggy-RA)